Ribuan Pelajar dan Emak Emak di Batam Gelar Pawai Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Serukan Keberlanjutan MBG di Tengah Polemik Ribuan Pelajar dan Emak Emak di Batam Gelar Pawai Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Serukan Keberlanjutan MBG di Tengah Polemik


Ribuan Pelajar dan Emak Emak di Batam Gelar Pawai Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Serukan Keberlanjutan MBG di Tengah Polemik


Etahnews.id | BATAM
– Ribuan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan di Kota Batam beserta emak emak menggelar pawai akbar sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

‎Aksi yang berlangsung di kawasan Gedung DPRD Kota Batam itu dipadati peserta yang mulai berdatangan sejak pukul 06.30 WIB. Mengenakan seragam sekolah masing-masing, para pelajar membawa berbagai poster dan spanduk berisi dukungan terhadap program MBG.

‎Sejumlah poster juga memuat ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo atas kebijakan yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi peserta didik.

‎Suasana pawai berlangsung meriah namun tertib. Dari atas kendaraan komando, orator secara bergantian menyampaikan ajakan kepada para peserta untuk terus mendukung program yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia tersebut.

‎“Program MBG sangat bermanfaat, jadi mari kita dukung,” seru salah seorang orator yang langsung disambut antusias ribuan pelajar.

‎Selain menyuarakan dukungan terhadap program, para peserta juga menegaskan bahwa proses hukum yang tengah berjalan terkait dugaan penyimpangan dalam pengelolaan MBG tidak boleh menghambat keberlangsungan program yang telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

‎“Terkait persoalan yang sedang diproses, kami mendukung penegakan hukum. Tetapi program MBG harus tetap berjalan karena manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegas orator tersebut sebelum memimpin yel-yel “MBG Yes, Yes, Yes” yang menggema sepanjang kegiatan.

‎Di sela-sela kegiatan, sejumlah pelajar mengaku hadir sebagai bagian dari kegiatan yang dikoordinasikan oleh sekolah masing-masing. Mereka datang menggunakan kendaraan yang telah disiapkan pihak sekolah sebagai bentuk partisipasi dalam aksi dukungan tersebut.

 

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan

 

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan, yang hadir dalam kegiatan itu menjelaskan bahwa pawai digelar sebagai tindak lanjut atas berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat, khususnya para orang tua siswa yang berharap program MBG tetap dilanjutkan.

‎“Kami melaksanakan kegiatan pawai MBG sebagai tindak lanjut dari masukan dan keluhan orang tua siswa. Beberapa waktu lalu program ini sempat tersendat atau dihentikan sementara karena suatu hal, sehingga masyarakat berharap program ini dapat kembali berjalan secara optimal,” ujar Hendri.

‎Menurutnya, berbagai persoalan tata kelola yang menjadi sorotan publik harus dijadikan momentum evaluasi untuk memperbaiki pelaksanaan program ke depan. Namun demikian, manfaat program bagi dunia pendidikan dinilai tidak dapat diabaikan.

‎“Jika ada persoalan dalam tata kelola, tentu harus diperbaiki agar ke depan lebih baik. Namun yang terpenting, program ini sangat bermanfaat bagi peserta didik karena membantu pemenuhan kebutuhan gizi mereka,” katanya. 

 

 

Hendri menambahkan bahwa pihak sekolah merasakan langsung dampak positif program tersebut terhadap proses belajar mengajar. Dengan terpenuhinya kebutuhan gizi siswa, konsentrasi dan semangat belajar anak-anak dinilai mengalami peningkatan.

‎“Program ini membantu pemenuhan gizi peserta didik sehingga mereka dapat mengikuti proses pembelajaran dengan lebih baik,” tambahnya.

‎Pawai yang mendapat pengawalan dari aparat keamanan itu berlangsung tertib hingga selesai. Ribuan peserta berjalan kaki dan menggunakan kendaraan menyusuri sejumlah ruas jalan utama Kota Batam, menyampaikan pesan yang sama bahwa Program Makan Bergizi Gratis diharapkan tetap berjalan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. (Mat).

Lebih baru Lebih lama