Porseni Bapa GKPS Resort Batam Barat Resmi Ditutup, Perkuat Persaudaraan dan Lestarikan Adat Simalungun Porseni Bapa GKPS Resort Batam Barat Resmi Ditutup, Perkuat Persaudaraan dan Lestarikan Adat Simalungun

Porseni Bapa GKPS Resort Batam Barat Resmi Ditutup, Perkuat Persaudaraan dan Lestarikan Adat Simalungun

Porseni Bapa GKPS Resort Batam Barat Resmi Ditutup, Perkuat Persaudaraan dan Lestarikan Adat Simalungun

Pengurus Bapa Resort Batam Barat Bersama Full Timer GKPS Resort Batam Barat, yakni Pdt. Resort, Pdt. Krisman Purba, Pdt. Grubert Simanuhuruk, dan PW Ermi N. Purba


Etahnews.id | BATAM
- Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Seksi Bapa Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Resort Batam Barat resmi ditutup setelah berlangsung selama lebih dari dua bulan.

Tak sekadar menjadi ajang perlombaan, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat persaudaraan antar jemaat sekaligus menumbuhkan kepedulian kaum bapa terhadap pelestarian adat dan budaya Simalungun.

Porseni tersebut melibatkan tiga jemaat di lingkungan GKPS Resort Batam Barat, yakni GKPS Batu Aji, GKPS Tanjung Piayu, dan GKPS Gloria Sagulung. Pada pelaksanaan tahun ini, kepanitiaan dipercayakan kepada Seksi Bapa GKPS Batu Aji.

Berbagai kegiatan digelar untuk membangun kebersamaan, mulai dari turnamen bola voli, catur, dan domino hingga perlombaan koor dan trio. Selain itu, panitia turut memberikan perhatian pada pengenalan dan praktik adat Simalungun agar tetap dipahami oleh generasi penerus. 

Ketua Seksi Bapa GKPS Resort Batam Barat, Sy. Rahmat A.K. Purba, mengapresiasi kerja keras panitia yang telah menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para full timer GKPS Resort Batam Barat, yakni Pdt. Resort, Pdt. Krisman Purba, Pdt. Grubert Simanuhuruk, dan PW Ermi N. Purba, serta Pimpinan Majelis Jemaat (PMJ) GKPS Batu Aji, PMJ GKPS Tanjung Piayu, dan PMJ GKPS Gloria Sagulung yang telah memberikan dukungan.

Menurut Rahmat, keberhasilan Porseni tidak hanya diukur dari prestasi yang diraih dalam pertandingan, tetapi juga dari terbangunnya kekompakan, persaudaraan, dan semangat pelayanan di antara kaum bapak.

 

Usai Tampil Koor Seksi Bapa GKPS Batu Aji Resort Batam Barat

 

Kaum Bapa Didorong Melestarikan Adat Simalungun

Rahmat menegaskan, salah satu tujuan penting Porseni adalah meningkatkan pemahaman kaum bapak terhadap adat dan tradisi Simalungun melalui pelatihan serta praktik langsung.

Hal ini dinilai penting karena keluarga-keluarga di lingkungan GKPS Resort Batam Barat mulai memasuki fase ketika anak-anak mereka beranjak dewasa dan mempersiapkan diri menuju pernikahan. Dalam situasi tersebut, pemahaman mengenai tata cara adat Simalungun menjadi bekal penting bagi kaum bapa.

Melalui kegiatan praktik adat, termasuk membuat partadingan, peserta diharapkan semakin mengenal dan memahami tradisi yang diwariskan para leluhur.

Rahmat berharap, pengetahuan tersebut tidak berhenti pada kegiatan Porseni, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga dan diteruskan kepada generasi berikutnya.

Pelestarian adat ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga identitas budaya Simalungun di tengah kehidupan masyarakat Batam yang beragam. Dengan pemahaman yang baik, kaum bapa diharapkan mampu menjalankan peran keluarga sekaligus menjaga keberlangsungan tradisi.


Sejalan dengan Tema Pelayanan GKPS 2026–2030

Penyelenggaraan Porseni juga selaras dengan tema GKPS periode 2026–2030, yakni “Gareja na Sari, Martangkupas, Janah Siboan Pasu-pasu”, yang bermakna gereja yang peduli, produktif-mandiri, dan membawa berkat.

Adapun subtema yang diusung adalah “Gabe Gareja na Matoras Mambobai Kuria Gabe Angkula ni Kristus na Manggoluh”, yang menekankan panggilan untuk menjadi gereja yang matang serta membangun kehidupan jemaat sebagai tubuh Kristus yang hidup.

Tema tersebut merujuk pada Hosea 6:3, Efesus 2:19–22, dan Ibrani 5:14.

Dalam semangat tersebut, Porseni menjadi salah satu ruang bagi kaum bapak untuk mengambil bagian dalam kehidupan bergereja, mempererat persekutuan, mengembangkan talenta, serta menjaga nilai-nilai iman dan budaya.

 

Usai Tampil Koor Seksi Bapa GKPS Gloria Sagulung Resort Batam Barat

 

Bapa GKPS Batu Aji Raih Juara Koor dan Trio

Ketua Panitia Porseni Seksi Bapa GKPS Resort Batam Barat, Lian Purba, menjelaskan bahwa kegiatan olahraga dan seni dirancang untuk memberikan ruang partisipasi bagi jemaat sekaligus memperkuat hubungan antar kaum bapa.

Rangkaian perlombaan ditutup dengan pertandingan koor dan trio. Dalam perlombaan koor, GKPS Batu Aji berhasil meraih juara pertama, disusul GKPS Gloria Sagulung sebagai juara kedua dan GKPS Tanjung Piayu di posisi ketiga.

Pada perlombaan trio, GKPS Batu Aji kembali meraih juara pertama, sementara GKPS Tanjung Piayu menempati posisi kedua. Cabang ini diikuti oleh dua peserta.

Sementara itu, turnamen bola voli dimenangkan oleh GKPS Tanjung Piayu. GKPS Gloria Sagulung menempati posisi kedua, sedangkan GKPS Batu Aji meraih posisi ketiga.

Untuk cabang catur, kaum bapak GKPS Batu Aji mendominasi perlombaan dan memborong kemenangan.

Adapun praktik Budaya Simalungun, salah satunya membuat partadingan menjadi bagian dari kegiatan pengenalan adat yang diberikan kepada kaum bapa GKPS Tanjung Piayu.

 

Usai Tampil Koor Seksi Bapa GKPS Tanjung Piayu Resort Batam Barat

 

Bukan Sekadar Kompetisi, tetapi Warisan untuk Generasi Berikutnya

Berakhirnya Porseni bukan berarti berakhir pula semangat yang telah dibangun selama kegiatan berlangsung. Kebersamaan, sportivitas, dan kepedulian terhadap budaya diharapkan terus tumbuh dalam kehidupan jemaat.

Melalui Porseni, Seksi Bapa GKPS Resort Batam Barat menunjukkan bahwa olahraga dan seni dapat menjadi sarana mempererat persaudaraan, sementara pengenalan adat menjadi langkah penting untuk menjaga warisan budaya Simalungun.

Ke depan, semangat tersebut diharapkan semakin memperkuat peran kaum bapak dalam pelayanan gereja, membangun keluarga yang memahami nilai-nilai adat, serta mewariskan tradisi kepada generasi muda agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman. (Mat).

Lebih baru Lebih lama